SEKILAS TENTANG MUSEUM SANGIRAN
Museum Sangiran merupakan salah satu tempat
wisata yang wajib dikunjungi oleh kalian semua yang menyukai wisata sejarah.
Tempat ini tidak hanya menarik untuk piknik, tapi juga menjadi tempat yang
menyenangkan untuk belajar sejarah secara langsung. Museum Sangiran ini
terletak di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa
Tengah. Sangiran berada di kaki Gunung Lawu, tepatnya kurang lebih 17 Km kearah
utara dari Kota Solo. Untuk masuk ke museum cukup membeli tiket dengan harga
masuk :
· wisatawan
domestik Rp 5.000,00/orang.
· wisatawan asing Rp
11.500/orang.
Museum Sangiran ini buka setiap hari Selasa-Minggu dari jam 9 pagi hingga jam 4
sore. Di Museum Sangiran para pengunjung dapat melihat berbagai macam koleksi
fosil yang ditemukan di Kawasan Cagar Budaya Sangiran,ada sekitar 13.806 buah. Koleksi-koleksi
tersebut dikategorikan dalam beberapa kelompok berikut ini
1. Cetakan fosil
manusia purba Australopithecus Africanus, Phithecanthropus Modjokertensis,
Phitecanthropus erectus, Phitecanthropus soloensis, Homo Neanderthal Eropa,
Homo Neanderthal asia dan homo sapiens.
2. Fosil Manusia
Homo Sapiens Fosil hewan bertulang belakang : gajah,gajah purba,Mastodn sp
kerbau harimau, babi,badak,sapi,banteng dan rusa.
3. Fosil Binatang
Air Buaya,ikan,kepiting,gigi ikan hiu,kuda nil,molusca,kura-kura. Binatang ini
merupakan sisa-sisa binatang yang muncul sejak zaman akhir Pliosen.
4. Batuan Bahan
pembuatan alat-alat dari batu yang banyak ditemukan di daerah Sangiran maupun
di sekitar Pegunungan Kendeng
5. Fosil Tumbuhan
Laut Berupa diatomit yaitu endapan dari ganggang laut diatomea.
6. Alat-alat batu
Berupa alat serpih, bilah, serut, gurdi, kapak
perimbas, bola batu, dan kapak penetak sebagai hasil budaya manusia purba yang
beradaptasi dengan lingkungan alam sekitarnya. Semua alat batu tersebut
ditemukan di wilayah Sangiran. Sedangkan untuk bagian ruangan pamer di Museum
Purbakala Sangiran meliputi beberapa bagian berikut.
1. Ruang utama yaitu berupa ruang pamer tempat
koleksi terpajang.
2. Ruang laboratorium yaitu tempat proses
konservasi fosil-fosil yang ditemukan.
3. Ruang pertemuan yaitu untuk kegiatan yangdiadakan di museum.
4. Ruang perpustakaan yaitu tempat menyimpan beragam koleksi buku.
5. Ruang penyimpanan yaitu tempat untuk koleksi fosil-fosil.
6. Ruang audio visual yaitu untu pemutaran film kisah kehidupan manusia prasejarah.
Foto kenangan di Museum Sangiran.
· wisatawan asing Rp 11.500/orang.
Museum Sangiran ini buka setiap hari Selasa-Minggu dari jam 9 pagi hingga jam 4 sore. Di Museum Sangiran para pengunjung dapat melihat berbagai macam koleksi fosil yang ditemukan di Kawasan Cagar Budaya Sangiran,ada sekitar 13.806 buah. Koleksi-koleksi tersebut dikategorikan dalam beberapa kelompok berikut ini












TIpe dan ukuran huruf perlu dipertimbangkan. Ukuran 14 saja, dibuat rata kanan kiri.
BalasHapusHarus diberi gambar/foto isi objek yang disurvei
BalasHapus